Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digaungkan Kemendikbud-Ristek yang mendorong para mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas dan kualitasnya sebelum memasuki dunia kerja. Program Studi S1 Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran dipercaya untuk mengembangkan fasilitas Laboratorium Produksi dari hibah riset program MBKM dari Unpad. Fasilitas ini mendukung inti kurikulum dari prodi yang berbasis pada konsep technopreneurship dalam mengembangkan produk-produk inovasi di bidang agroindustri untuk dilakukannya inovasi riset dalam formulasi, hilirisasi, dan komersialisasi produk. Selain itu, dengan adanya hibah MBKM dalam pengembangan Laboratorium Produksi dapat menjadi fasilitas dari para mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi pada program studi terkait untuk terlibat dalam pengembangan produk yang menunjang pelaksanaan program MBKM. Beberapa produk inovasi yang telah dikembangkan oleh Laboratorium Produksi meliputi: produk herbal seperti Black Garlic, Black Garlic Honey, dan Black Garlic Herbs Brew; produk inovasi pangan seperti I-Pomie (mie berbasis pati ubi) dan TIN REPO – Red Palm Oil (Minyak Sawit Merah); dan Naroma sebagai produk berbasis minyak atsiri.
Manfaat Program MBKM
Program MBKM dapat memberikan beberapa manfaat dan hasil diantaranya mendukung Prodi S1 Teknologi Industri Pertanian FTIP Unpad dalam pengembangan laboratorium produksi sebagai pusat produksi produk-produk dari bahan pertanian, dapat menghasilkan produk agroindustri bermutu tinggi dan pelayanan yang terbaik kepada seluruh stakeholder, membangun hubungan kerja sama kepada pihak yang terkait dengan menjalankan peran aktif dalam pengembangan laboratorium produksi. Selain itu, dari diadakannya program MBKM pada laboratorium produksi prodi TIN bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang cermat, teliti, terampil, kreatif, inovatif, dan mampu mengikuti pertumbuhan pengembangan di bidang agroindustri.
Black Garlic
Indonesia adalah negara yang dikenal dengan keragaman hayati. Keragaman hayati tersebut oleh masyarakat dieksplor manfaat dari bahan alam yang dijadikan obat salah satunya yaitu madu. Inovasi produk madu salah satunya yaitu Black Garlic Honey. Black Garlic Honey adalah madu murni kaya antioksidan dicampur dengan bawang putih fermentasi yang menciptakan cita rasa khas madu. Manfaat madu ini yaitu sebagai sumber antioksidan, menyeimbangkan gula darah, meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, mencegah peradangan pada jaringan tubuh, mencegah kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Black Garlic Honey ini terdapat beberapa kemasan yaitu kemasan kaca berat isi 250 g, botol plastik 150 g, dan plastik sachet 20 g.


Naroma
Saat ini, lilin aromaterapi banyak diminati oleh masyarakat khususnya generasi Z. Lilin aromaterapi bukan hanya berfungsi sebagai dekorasi ruangan saja namun kerap digunakan sebagai pereda stres, meningkatkan suasana relaksasi pada otak dan kenyamanan, serta mengurangi masalah insomnia. Naroma merupakan salah satu produk unggulan Laboratorium Produksi berupa lilin aromaterapi. Lilin aromaterapi Naroma terinspirasi dari keindahan serta keberagaman Indonesia yang diekspresikan dalam bentuk aroma khas Indonesia yang menawan. Produk lilin aromaterapi Naroma berasal dari bahan baku minyak atsiri yang berlabel tanaman eksotis Indonesia yang dikolaborasikan dengan keindahan wewangian khas Indonesia. Naroma menawarkan beberapa varian aroma dengan karakteristik yang berbeda sehingga dapat memberikan sejumlah pilihan kepada konsumen, yaitu Bali dengan karakteristik romantis dan energik, Arumi dengan wewangian yang ceria serta menyenangkan, dan Ambar memberikan kesan kuat dan lembut dalam satu waktu. Selain itu, Naroma juga menghadirkan berbagai macam ukuran lilin aromaterapi mulai dari ukuran 50 g, 120 g, dan 150 g yang dibanderol mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 249.000. Saat ini, Naroma melakukan sejumlah pengembangan produk berupa diffuser dan roll on sehingga ke depannya Naroma memiliki ragam produk sebagai brand aromaterapi terkemuka dan pilihan utama Indonesia untuk produk pariwisata dan souvenir.



TIN REPO: Red Palm Oil
Indonesia merupakan salah satu negara yang mengembangkan industri minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil) dan menjadikan komoditas tersebut sebagai penyumbang devisa negara. Namun, pengolahan CPO masih terbatas dan bahkan masih kurang tersebar luas di kalangan masyarakat. Hal ini menunjukan bahwa adanya ketidakseimbangan antara minat serta antusias masyarakat dengan ekspor CPO ke luar negeri. Dengan adanya hal tersebut, perlu adanya pengembangan CPO untuk meningkatkan nilai tambahnya. Salah satunya adalah dengan mengembangkan CPO menjadi Red Palm Oil (RPO). Saat ini, Laboratorium Produksi sedang mengembangkan industri CPO menjadi RPO. Pemilihan produk yang dikembangkan adalah TIN REPO karena memiliki karotenoid yang tinggi serta memiliki potensi gizi yang fungsional. Produksi TIN REPO saat ini masih dalam tahap pengembangan dan pengujian lanjutan. Pengujian lanjutan yang sedang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan RPO yang dapat dikategorikan food grade sehingga aman untuk dikonsumsi.


I-Pomie
Salah satu makanan instan yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia adalah mie instan. Sayangnya, beberapa kandungan dalam mie instan membuatnya menjadi kurang sehat. Contohnya pewarna tartrazine yellow yang bersifat karsinogenik. Maka dari itu, kami membuat inovasi mie yang berbahan dasar ubi khas Cilembu karena ubi adalah salah satu hasil pertanian yang potensial di Indonesia. Selain memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi, I-Pomie tidak menggunakan pewarna, tetapi mengandalkan dari proses pengeringan dengan oven untuk membuat warnanya menjadi kuning. I-Pomie merupakan mie kering berbahan dasar ubi khas Cilembu. Di dalamnya tidak tersedia bumbu, sehingga cara masaknya dapat ditambahkan dengan bumbu asin, kecap, dan saus sambal sesuai selera masing-masing. I-Pomie berwarna kuning kecokelatan karena mendapat warna dari bahan baku ubi khas Cilembu. Saat dimasak, mie akan cepat matang dan teksturnya kenyal. Produk ini memiliki berat bersih 80 g yang dikemas dalam kemasan plastik serta memiliki umur simpan sampai dengan 12 bulan.


Laboratorium Produksi Prodi S1 Teknologi Industri Pertanian FTIP Unpad hadir untung memfasilitasi dan menunjang program MBKM yang bertujuan untuk mempersiapkan lulusan-lulusan mahasiswa yang terbekali kemampuan dan kualitasnya sebelum memasuki dunian kerja. Keberadaan Laboratorium Produksi ini terintegrasi dengan kegiatan tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat) sehingga mahasiswa program MBKM yang tertarik melakukan aktivitasnya di Lab dapat terfasilitasi dengan baik untuk mengembangkan produk-produk inovasi yang dapat dihilirisasi dan dikomersialisasikan. Selain itu, mahasiswa dari program MBKM dapat mengeksplorasi inovasi, kreativitas, dan kerja sama selama beraktivitas di Laboratorium Produksi.
Penulis berita : Nathania Jodie
Penyunting berita : Awaly Ilham Dewantoro
Diterbitkan oleh : Tim Sekretariat PKR Biomassa dan Biorefineri



0 Comments